Keselamatan
berkendara merupakan hal utama yang harus diperhatikan bagi pengendara baik
sepeda motor maupun mobil. Hal utama ini seringkali diabaikan oleh para
pengendara karena mungkin banyak dari elemen keselamatan berkendara tersebut
adalah hal-hal kecil yang sering terabaikan. Bahkan ada beberapa orang yang
mengejek ketika melihat orang mempraktekkan keselamatan berkendara.
Mengapa keselamatan
berkendara sangat penting? Karena banyaknya kecelakaan lalu lintas di jalan yang
disebabkan oleh pengendara. Seperti pada data kecelakaan kendaraan bermotor
yang dimiliki oleh Polda Metro Jaya, menyatakan sekitar 80-85% dari kecelakaan
terjadi karena kelalaian dari para pengendara. Hal itu terjadi karena ketidak disiplinan
dalam berkendara, bahkan berakibat juga merugikan orang lain sehingga
menimbulkan korban jiwa antar penguna jalan. Sepertinya pemerintah, polisi, LSM
maupun media massa telah gencar dalam mengkampanyekan tentang keselamatan
berkendara namun pada penerapannya masih sangat banyak ditemukan pengendara
mobil maupun motor yang tidak disiplin. Oleh karena itu, kampanye/pendidikan keselamatan
berkendara perlu diberikan pada generasi muda sejak usia dini.
Mengapa perlu adanya edukasi tentang
keselamatan berkendara atau keselamatan berkendara sejak usia dini? Pertanyaan
seperti ini tidak sedikit orang yang menanyakan. Bahkan mereka berpendapat
bahwa anak-anak belum termasuk usia untuk mengendarai kendaraan di jalan,
sehingga edukasi tentang keselamatan berkendara belum terlalu penting untuk
diberikan. Merekalah nanti kedepannya yang akan menjadi pengguna jalan dan
perlu adanya pengenalan terhadap keselamatan berkendara dan etika di jalan raya
sejak mereka belum berkendara. Pada usia dini ini pula pembentukan karakter
seseorang untuk berdisiplin akan lebih mudah dilakukan daripada ketika
seseorang sudah beranjak dewasa dan pengetahuan itu akan lebih mudah membekas
pada diri mereka. Dengan hal ini pula diharapkan generasi muda dapat
menjadi Agent of Change dalam bertransportasi di masa
depan, jika sejak dini telah diberikan edukasi bagaimana bertransportasi yang
baik dan benar.
Pengenalan keselamatan berkendara ini
bisa diterapkan oleh pemerintah dengan membuat suatu kurikulum di sekolah,
mulai dari tingkat sekolah dasar sampai pada tingkat selanjutnya. Pemerintah
dalam hal ini harus berperan aktif untuk membekali generasi muda tentang
pentingnya keselamatan berkendara karena pendidikan tentang keselamatan
berkendara ini bukan hanya sebagai pendidikan tentang teknik berkendara tetapi
lebih kepada life skill education yang akan
berguna di kehidupan generasi muda. Selain tips dan resiko ketika berkendara,
generasi muda juga perlu dibekali tentang etika dan perilaku yang seharusnya
di terapkan ketika berkendara.
Selain dari pemerintah, tentunya peran aktif orang tua
sangat di perlukan dalam mendidik anak-anaknya tentang keselamatan berkendara.
Orang tua bisa melakukannya dengan memberikan contoh ketika mereka berkendara
bersama anak, mulai dari hal kecil seperti, menggunakan helm ketika
berkendara motor, menggunakan safety belt ketika mengendarai mobil dan mematuhi
rambu-rambu lalu lintas. Hal ini tentunya akan tertanam dalam memori anak untuk
mematuhi rambu lalu lintas dan akan terbawa ketika sang anak beranjak dewasa
nantinya.
Semoga dengan
pengenalan terhadap keselamatan berkendara sejak dini ini nantinya akan dapat
membentuk generasi muda Indonesia yang taat akan hukum dan peraturan lalu
lintas serta menekan terjadinya angka kecelakaan lalu lintas karena
ketidakdisiplinan di jalan raya.

0 komentar:
Posting Komentar