Kamis, 30 Maret 2017

Pengantar Komunikasi




Apakah kalian sudah mengetahui pengertian dari komunikasi? Dalam kehidupan sehari-hari, kita tidak pernah lepas dengan yang namanya komunikasi. Entah itu berkomunikasi dengan keluarga, teman, ataupun sahabat. Tapi apa sih pengertian dari komunikasi itu sendiri?
Berikut ini adalah penjelasan lengkapnya :
A.    Pengertian komunikasi

Menurut Arthur Jensen dan Sarah Trenholm, komunikasi adalah suatu proses yang di mana sumber mentransmisikan pesan kepada penerima melalui beragam saluran. 

Menurut Shanon dan Weaver, komunikasi adalah bentuk interaksi manusia yang saling mempengaruhi satu sama lainnya, baik itu dengan sengaja ataupun yang tidak disengaja. Komunikasi ini tidak terbatas pada bentuk komunikasi menggunakan bahasa verbal, namun juga dalam hal ekspresi muka, lukisan, teknologi dan seni.

Menurut Raymon S Rose, komunikasi adalah suatu proses menyortir, memilih dan mengirimkan simbol simbol sedemikian rupa, sehingga membantu pendengar membangkitkan makna atau respons dari pikirannya yang serupa dengan yang dimaksudkan oleh sang komunikator.

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, komunikasi adalah pengiriman serta penerimaan sebuah pesan atau berita dari dua orang atau lebih agar pesan yang dimaksud bisa dipahami.
Secara umum, pengertian komunikasi merupakan suatu interaksi atau sebuah proses simbolik yang menghendaki orang-orang mengatur lingkungannya dengan membangun hubungan antar sesama manusia, melalui pertukaran informasi untuk menguatkan sikap dan tingkah laku orang lain dan berusaha untuk mengubah tingkah laku tersebut.
Istilah komunikasi sendiri berasal dari kata komunism yang berarti membuat kebersamaan atau membangun kebersamaan antara dua orang atau lebih. Komunikasi juga berasal dari kata communico yang berarti membagi.
B.    Tujuan komunikasi

Berikut ini adalah beberapa tujuan berkomunikasi :
1.    Agar yang disampaikan komunikator dapat dipahami oleh komunikan. Supah mudah untuk dipahami oleh komunikan maka komunikator butuh menerangkan pesan utama dengan sejelas mungkin.
2.    Supaya dapat mengerti orang lain. Dengan melakukan komunikasi, setiap individu dapat mengerti individu yang lainnya dengan kemampuan mendengar apa yang dibicarakan oleh orang lain.
3.    Supaya pendapat kita dapat diterima oleh orang lain. Komunikasi serta pendekatan persuasif merupakan langkah yang efektif agar ide kita dapat diterima oleh orang lain.
4.    Menggerakan orang lain untuk melakukan suatu hal. Komunikasi serta pendekatan persuasif dapat membangun kesamaan persepsi dengan orang lain lalu menggerakannya sesuai dengan apa yang kita inginkan.

C.    Jenis - Jenis Komunikasi

Komunikasi dapat digolongkan menjadi 3 jenis, yaitu :

1.   Komunikasi Personal

Komunikasi personal adalah komunikasi yang ditujukan kepada satu orang saja atau tunggal.
2.   Komunikasi Kelompok
Komunikasi kelompok merupakan komunikasi yang ditujukan kepada kelompok-kelompok tertentu.
3.   Komunikasi Massa
Komunikasi massa merupakan komunikasi yang ditujukan kepada massa atau komunikasi yang menggunakan media massa.

D.   Unsur - Unsur Komunikasi
Unsur komunikasi menurut para ahli :
Menurut Aristoteles, ada tiga unsur unsur komunikasi yaitu siapa yang berbicara, apa yang akan dibicarakan dan siapa yang akan mendengarnya. Pandangan Aristoteles ini menurut sebagian besar ahli komunikasi ini dinilai lebih tepat untuk mendukung suatu proses komunikasi publik dalam bentuk pidato atau retorika. Hal ini disebabkan karena di zaman Aristoteles retorika menjadi bentuk komunikasi yang sangat populer bagi masyarakat Yunani.

Charles Osgood Gerald Miller dan Melvin L De Fleur menambahkan efek dan umpan balik (feedback) sebagai unsur unsur komunikasi. Umpan balik dan efek sebagai unsur komunikasi ini nantinya lebih banyak dikembangkan pada proses komunikasi antarpribadi (persona) dan komunikasi massa.



 Unsur komunikasi secara umum :

1. Komunikator

Komunikator merupakan pihak yang bertindak sebagai pengirim pesan dalam proses komunikasi. Dengan kata lain, komunikator adalah seseorang atau sekelompok orang yang memiliki inisiatif untuk menjadi sumber dalam sebuah hubungan atau interaksi.
Selain itu komunikator juga berperan memberikan sebuah respon atau tanggapan dan menjawab dari proses komunikasi yang sedang berlangsung, baik itu secara langsung maupun tidak langsung.

2. Pesan atau Informasi

Pesan atau informasi merupakan keseluruhan apa yang disampaikan oleh komunikator kepada penerima. Pesan bisa berupa sebuah kata-kata, tulisan, gambaran, atau sebuah perantara lainnya. Inti pesan akan selalu mengarah kepada tujuan akhir komunikasi tersebut baik berupa informasi, ilmu pengetahuan, hiburan, nasihat atau propaganda.

3. Sarana Komunikasi atau Channel

Sarana komunikasi atau channel dapat disebut dengan media yang digunakan sebagai penyalur pesan dalam sebuah proses komunikasi.
Media yang dimaksud di sini sebagai alat yang digunakan untuk memindahkan pesan dari sumber kepada penerima. Contohnya : dalam komunikasi pribadi pancaindera dianggap sebagai media komunikasi.

4. Komunikan, Penerima atau Receiver

Komunikan adalah sebutan bagi orang yang menerima pesan atau berita yang disampaikan oleh komunikator. Komunikan dapat terdiri dari satu roang atau lebih dan bisa pula dalam bentuk kelompok.
Dalam sebuah proses komunikasi, komunikasi merupakan elemen penting karena dialah yang menjadi sasaran komunikasi dan bertanggung jawab untuk bisa mengerti pesan yang disampaikan dengan baik dan benar.

5. Umpan Balik atau Feedback

Umpan balik bisa diartikan sebagai jawaban komunikan atas pesan yang diberikan oleh komunikator kepadanya. Sebenarnya umpan balik juga berasal dari unsur lain seperti media dan pesan, meskipun pesan belum sampai pada penerima. Contohnya : sebuah konsep surat yang digunakan untuk menyampaikan pesan itu mengalami gangguan sebelum sampai ke tujuannya. Hal ini menjadi tanggapan balik yang diterima oleh sumber.

6. Dampak atau Effect

Dampak adalah efek perbedaan yang dialami oleh komunikan sebelum dan sesudah menerima pesan. Apabila sikap dan tingkah laku komunikan berubah sesuai dengan isi pesan, maka komunikator telah berhasil dengan baik.
Dampak atau effect sesungguhnya dapat dilihat dari personal opinion, public opinion, ataupun majority opinion. Oleh sebab itu, pengaruh dapat juga diartikan sebagai perubahan atau penguatan keyakinan pada pengetahuan, tindakan dan sikap seseorang sebagai akibat penerimaan pesan.

7. Lingkungan atau Environment


Faktor lingkungan digolongkan ke dalam empat macam, yaitu lingkungan psikologis, lingkungan sosial budaya, lingkungan fisik dan dimensi waktu.


Pada dasarnya setiap unsur unsur komunikasi ini memiliki peranan yang sangat penting dalam membangun proses komunikasi. Ketujuh unsur unsur komunikasi saling bergantungan satu sama lainnya, yang berarti bahwa tanpa keikutsertaan salah satu unsur saja akan memberi pengaruh pada jalannya komunikasi.

E.    Faktor yang Harus diperhatikan dalam Proses Komunikasi

Komunikasi yang efektif harus dilakukan dengan empat tahapan yaitu pengumpulan fakta, perencanaan, komunikasi, dan evaluasi. Jadi jika belum melakukan keempat hal ini, maka bisa dikatakan komunikasi yang kamu lakukan belum efektif.

1. Pengumpulan Fakta

Mengumpulkan fakta dan data sebelum seseorang melakukan komunikasi atau interaksi dengan orang lain.

2. Perencanaan

Berdasarkan fakta dan data itu dibuat sebuah rencana atau planning tentang apa yang akan dibicarakan dan bagaimana cara mengemukakaknya.

3. Komunikasi

Setelah melakukan sebuah perencanaan, maka tahapan yang akan dilakukan selanjutnya adalah berkomunikasi.

4. Evaluasi

Penilaian dan analisa diperlukan untuk melihat bagaimana hasil dari komunikasi tersebut.
Demikian pengertian komunikasi, tujuan komunikasi, unsur unsur komunikasi dan sejarah komunikasi. Semoga tulisan dari informasi ahli mengenai pengertian komunikasi, unsur unsur komunikasi dan sejarah komunikasi dapat bermanfaat.


Share:

0 komentar:

Posting Komentar